Minggu, 30 November 2014

TUGAS PKTIB

PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI TERBARU DALAM BIDANG AKUNTANSI

        ABSTRAK
Perkembangan TI yang pesat juga mengakibatkan perubahan signifikan
terhadap akuntansi. Perkembangan akuntansi berdasar kemajuan teknologi terjadi
dalam tiga babak, yaitu era bercocok tanam, era industri, dan era informasi.
Peranan TI terhadap perkembangan akuntansi pada setiap babak berbeda-beda.
Semakin maju TI, semakin banyak pengaruhnya pada bidang akuntansi. Kemajuan
TI mempengaruhi perkembangan sistem informasi akuntansi (SIA) dalam hal
pemrosesan data, pengendalian intern, dan peningkatan jumlah dan kualitas
informasi dalam pelaporan keuangan. Perkembangan SIA berbasis komputer dalam
menghasilkan laporan keuangan juga mempengaruhi proses audit. Akhirnya,
kemajuan TI memberikan peluang baru bagi profesi akuntan. Peluang baru yang
mungkin diraih di antaranya adalah konsultan sistem informasi berbasis
komputer, CISA, dan web trust audit.
Keywords: teknologi informasi, akuntansi, sistem informasi akuntansi, audit

PENDAHULUAN
Teknologi informasi (TI) turut berkembang sejalan dengan perkembangan
peradaban manusia. Perkembangan teknologi informasi meliputi perkembangan
infrastruktur TI, seperti hardware, software, teknologi penyimpanan data (storage),
dan teknologi komunikasi (Laudon, 2006: 174). Perkembangan TI tidak hanya
mempengaruhi dunia bisnis, tetapi juga bidang-bidang lain, seperti kesehatan,
pendidikan, pemerintahan, dan lain-lain.
Perkembangan teknologi informasi, terutama pada era informasi berdampak
signifikan terhadap sistem informasi akuntansi (SIA) dalam suatu perusahaan.
Dampak yang dirasakan secara nyata adalah pemrosesan data yang mengalami
perubahan dari sistem manual ke sistem komputer. Di samping itu, pengendalian
intern dalam SIA serta peningkatan jumlah dan kualitas informasi dalam pelaporan
keuangan juga akan terpengaruh.
Perkembangan akuntansi yang menyangkut SIA berbasis komputer dalam
menghasilkan laporan keuangan akan mempengaruhi praktik pengauditan. Perubahan
proses akuntansi akan mempengaruhi proses audit karena audit merupakan suatu
bidang praktik yang menggunakan laporan keuangan (produk akuntansi) sebagai
objeknya. Kemajuan TI juga mempengaruhi perkembangan proses audit. Kemajuan
software audit memfasilitasi pendekatan audit berbasis komputer.
Akuntan merupakan profesi yang aktivitasnya banyak berhubungan dengan
TI. Perkembangan SIA dan proses audit sebagai akibat dari adanya kemajuan TI dan
perkembangan akuntansi akan memunculkan peluang bagi akuntan. Peluang ini
dapat dimanfaatkan oleh akuntan yang mempunyai pengetahuan memadai tentang
SIA dan audit berbasis komputer. Sebaliknya, akuntan yang tidak mempunyai
pengetahuan yang cukup tentang SIA dan audit berbasis komputer akan tergusur
posisinya karena tidak mampu memberikan jasa yang diperlukan oleh klien.
Tulisan ini membahas mengenai pengaruh kemajuan teknologi informasi pada
perkembangan akuntansi dan membahas lebih lanjut perkembangan SIA dan auditing, Selain itu, tulisan ini juga membahas peluang bagi akuntan akibat adanya perkembangan SIA dan auditing karena kemajuan teknologi informasi.

 Perkembangan teknologi inforamasi sangat berpengaruh dalam segala bidang. Tidak hanya dalam bidang bisnis tetapi juga dalam bidang-bidang lain seperti kesehatan, pendidikan, pemerintahan. Teknologi informasi turut berkembang sejalan dengan perkembangan pearadaban. Kemajuan teknologi informasi juga berpengaruh signifikan pada perkembangan akuntansi. Perkembangan akuntansi akibat kemajuan teknologi terjadi dalam tiga babak, yaitu era bercocok tanam, era industri, dan era informasi. Peranan teknologi informasi terhadap perkembangan akuntansi pada tiap-tiap babak berbeda-beda. Semakin maju teknologi informasi semakin banyak pengaruhnya pada bidang akuntansi.
Peran teknologi informasi dalam membantu proses akuntansi dalam perusahaan/organisasi telah lama berlangsung. Alasan utama penggunaan teknologi informasi dalam akuntansi ialah efisiensi, penghematan waktu, biaya dan tenaga kerja. Alasan lain termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporan keuangan dengan benar serta perlindungan atas aset perusahaan.
Secara singkat manfaat teknologi informasi dalam akuntansi adalah :
* Menjadikan pekerjaan lebih mudah (makes job easier).
* Bermanfaat (usefull).
* Menambah produktifitas (Increase productivity).
* Mempertinggi efektifitas (enchance effectiveness).
* Mengembangkan kinerja pekerjaan (improve job performance)
Sistem informasi akuntansi akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :
1. Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan.
2. Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
3.  Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
4.  Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.
Penggunaan teknologi informasi dalam bidang akuntansi misalnya:
1.      Just In Time (JIT)
Sistem ini pesanan pembelian untuk barang-barang persediaan dibuat berdasarkan konsep “permintaan-tarik” dan bukannya berdasarkan suatu interval tetap (bulanan atau mingguan) secara “dorong” untuk memenuhi tingkat persediaan tertentu.
Cirinya :
·         Lingkungan JIT merupakan suatu lingkungan arus yang berkelanjutan dan bukannya lingkungan batch.
·         Mensyaratkan operasi pemrosesan secara kontinu, untuk meminimalkan atau mengeliminasi persediaan secara keseluruhan.
·         Mengeliminasi kesi-siaan dalam proses manufaktur dan menekankan adanya pengembangan secara terus-menerus dalam operasi.
·         Merupakan konsep yang mirip dengan TQM (Total Quality Management), dan dalam banyak hal sebagai aspek penting dalam TQM.
·           Kegiatan pemrosesan muncul dengan konsep “tarikan”. Kegiatan (seperti pemesanan produk baru) terjadi hanya pada saat dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Permintaan pelanggan, yang ditandai oleh order penjualan saat ini, “menarik” (menyebabkan pemicu) pesanan mulai dari pemrosesan permintaan ulang. Akibatnya dilakukanlah pesanan kepada pemasok. Pesanan kepada pemasok didasarkan pada penjualan yang aktual untuk mengisi kembali persedian yang telah terjual. Permintaan penjualan saat ini “menarik” (secara otomatis memicu) terjadinya pesanan untuk mengisi persediaan. Sehingga pedagang eceran dapat memesan dengan dasar kecenderungan pembelian yang terjadi saat ini.

2.  Web Commerce
Yaitu perdagangan dengan jaringan internet. Penjualan melalui jaring internet (World Wide Web) merupakan bagian integral dari perekonomian. Penjualan tersebut menyediakan banyak keuntungan baik bagi konsumen maupun penyedia barang.
Keuntungan bagi konsumen :
·      Tidak perlu antri untuk dilayani oleh pramuniaga atau mendapatkan   informasi produk.
·         Melalui software berbasis jaringan internet yang canggih, seorang pelanggan dapat memperoleh jawaban yang cepat atas pertanyaan yang kompleks mengenai produk yang bersangkutan.
·         Transaksi berbasis web biasanya dilindungi dengan fasilitas enkripsi untuk alasan keamanan.
Keuntungan bagi penyedia barang :
·         Penghematan biaya karena adanya pemesanan secara otomatis.
·         Pengkodean elektronis secara otomatis atas data transaksi.
·         Rendahnya biaya overhead. Seluruh toko internet dapat ditampung dalam satu komputer desktop.
·         Barang dapat dipasarkan ke segenap penjuru dunia.
·         Pemutakhiran, pengenalan produk baru dan perubahan harga dapat dilakukan secara cepat.
Yang banyak menjadi perhatian masyarakat dalam pembelian melalui Web adalah aspek keamanan dan perlindungan data pribadi. Berdasarkan alasan tersebut, American Institute of Public Accountant mensponsori adanya “label persetujuan” Web Trust yang dapat diterbitkan oleh para akuntan publik yang telah secara khusus terlatih, untuk diberikan kepada situs Web yang memenuhi kriteria.

3. Electronic Data Interchange (EDI)
Merupakan pertukaran dokumen bisnis dari komputer ke komputer melalui jaringan komunikasi. Berbeda dengan E-mail di mana pengiriman pesan dibuat dan diinterpretasikan oleh manusia(orang ke orang), sedangkan pesan-pesan EDI dibuat dan diinterpretasikan oleh komputer. Standar EDI untuk publik, khususnya ANSI X.12, telah memberikan dampak besar terhadap pengembangan sistem tanggap cepat yaitu :
·               Untuk publik menyediakan rancangan umum untuk pertukaran data, dan dengan demikian mengurangi biaya dan kesalahan referensi silang kode oleh pihak-pihak dalam transaksi EDI.
·               Menghubungkan sistem komputer perusahaan pengecer dengan sistem komputer pemasok akan menghilangkan pemrosesan kertas dan memungkinkan untuk menempatkan dan memproses pesanan pembelian secara cepat, sehingga mendukung pengiriman tanggap cepat.
·               Pemasok dapat membuat tagihan untuk pengecer. Dalam beberapa kasus, pembayaran Transfer Dana Secara Elektronik (Electronic Funds Transfer-EFT) dapat dilakukan oleh pengecer ke rekening pemasok.
Semua kejadian ini, termasuk pengambilan pesanan dari persediaan pemasok, dapat dilakukan tanpa keterlibatan manusia.

4. Computer Integrated Manufacturing (CIM)
Merupakan pendekatan terpadu untuk pemanfaatan teknologi informasi pada perusahaan manufaktur. Komponen- komponen sistem CIM biasanya :
·         Mencakup stasiun-stasiun kerja perancangan bantuan komputer (Computer Aided Design-CAD).
·         Sistem pengendalian dan monitoring produksi secara realtime.
·         Sistem pemesanan dan pengendalian persediaan.
Kelebihan CIM yaitu :
·         Dirancang untuk mendukung operasi yang terdistribusi. Komponen-komponen CIM diatas dihubungkan melalui jaringan komputer dan dilengkapi dengan sistem software.
·         Mengurangi biaya informasi. Melalui EDI, memungkinkan hubungan yang lebih dekat antara produsen, pemasok, dan pelanggan.
·         Otomasi data sumber mengenai kegiatan produksi adalah hal yang penting bagi CIM, karenanya, kode bar yang dapat dibaca oleh mesin dan teknologi scanning merupakan komponen-komponen sistem yang penting.

5. Electronic Funds Transfer (EFT)
Merupakan sistem pembayaran dimana pemrosesan dan komunikasi sepenuhnya atau sebagian besar dilakukan secara elektronik.
Cirinya :
·         Sistem EFT menyediakan fasilitas perpindahan dana secara elektronik antar organisasi yang didasarkan pada instruksi pelanggan.
·         Bank dapat berhubungan dengan aplikasi-aplikasi EDI organisasi.
·         Industri perbankan dan keuangan menggunakan :
1. FedWire, merupakan sistem pembayaran dan komunikasi elektronik. Berbagai bank yang memiliki rekening pada bank sentral Amerika untuk mentransfer dana antar mereka.
2. Clearing House Interbank Payment System (CHIPS), merupakan sistem Wiring otomatis yang digunakan untuk mengkliringkan pembayaran Eurodollarantara lembaga-lembaga keuangan AS dengan non-AS.
3. Clearing House Automated Payment System(CHAPS), merupakan fasilitas yang menyediakan transfer dana Pound Sterlingyang selesai dalam satu hari (same day settlement) yang digunakan oleh bank-bank kliring besar di Inggris dan Bank of England.

KELEBIHAN:
  • Data tersusun dengan rapi sehingga mudah diatur dan mudah dibaca.
  • Data aman karena tersimpan dalam sebuah komputer dan dibackup di beberapa tempat yang telah dilengkapi dengan password sehingga hanya orang yang bersangkutan yang bisa membukanya.
  • Laporan keuangan mudah dibuat karena data yang telah disusun secara simetris.
  • Lebih menghemat pengeluaran karena tidak perlu memperkerjakan staff keuangan yang banyak.
  • Meminimalis human error yang biasa terjadi karena kelelahan dan capek. Dalam program ini sudah tersedia alat hitung yang memudahkan semua perhitungan.
KEKURANGAN:
  • Memasukan data secara manual sehingga memakan waktu.
  • Terjadinya human error  yang biasanya disebabkan kelelahan mata karena memandang layar komputer terlalu lama.
  • Memerlukan sumber energi listrik yang berarti adanya pengeluaran biaya tambahan.


KESIMPULAN.
Kemajuan teknologi mempengaruhi perkembangan akuntansi dan membantu proses akuntansi dalam perusahaan/organisasi. Misalnya dalam hal pemrosesan data, pengendalian intern, dan peningkatan jumlah dan kualitas informasi dalam pelaporan keuangan.  Bahkan kemajuan teknologi informasi memberikan peluang baru bagi profesi akuntan.


Jumat, 28 November 2014

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nama lengkap : Susi Pudjiastuti
Tanggal lahir : 15 Januari 1965
Umur : 49 tahun
Asal : Pangandaran
Pendidikan terakhir : Tidak tamat SMA
Jabatan sebelum jadi menteri : Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan operator penerbangan Susi Air.
Hingga awal tahun 2012, Susi Air memiliki 46 pesawat dengan berbagai tipe seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter dan Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 179 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 Miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.
Ayahnya bernama Haji Ahmad Karlan dan ibunya bernama Hajjah Suwuh Lasminah, keduanya berasal dari Jawa Tengah, namun sudah lima generasi hidup di Pangandaran. Saat ini ia dikaruniai 3 orang anak . Pada tahun 1992 beliau menikah dengan Daniel Kaiser yang berkebangsaan Swiss. Sayangnya pada tahun 1999, pernikahan mereka harus berakhir. Kemudian ibu Susi menikah dengan Christian Von Strombeck yang seorang pilot.
Keluarga Susi memiliki usaha ternak, memperjualbelikan ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya adalah Haji Ireng, yang dikenal sebagai tuan tanah di daerahnya. Setelah mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP, Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta, namun berhenti di kelas 2 karena dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan Golput.
Setelah tidak lagi bersekolah, dengan modal Rp750 ribu hasil menjual perhiasan, pada 1983 Susi mengawali profesi sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya terus berkembang, dan pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek "Susi Brand".
Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli dalam keadaan masih segar.
Didukung suaminya, Christian von Strombeck, seorang Jerman yang lama bekerja sebagai mekanik pesawat dan pilot di Indonesia, pada 2004 Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 Miliar menggunakan pinjaman bank.
Melalui PT. ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang.
Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air. Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami Aceh melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di daerah terisolasi. Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi.
Di saat bisnis perikanan mulai merosot, Susi menyewakan pesawatnya itu yang semula digunakan untuk mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun berjalan, maka perusahaan penerbangan ini semakin berkembang hingga memiliki 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4 pesawat di Balikpapan, Jawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 10 pesawat Cessna Grand Caravan, 2 pesawat Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 buah pesawat Diamond Twin star. Sekarang Susi Air memiliki 45 pesawat terbang beragam jenis.
Susi menerima banyak penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006, ia menerima Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award 2009 dari PT Exelcomindo. Pada tahun 2008 ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.(Willy Widyanto/Wikipedia)
Setelah menjadi rumor yang cukup panjang, wanita asal Kabupaten Pangandaran yang juga CEO Susi Air Susi Pudjiastuti akhirnya dipilih Presiden Jokowi untuk menjadi Mentri Kelautan dan Perikanan. Sebelumnya wanita yang memulai bisnis dengan menjadi pedagang ikan di Pangandaran ini memang beberapa waktu yang lalu diundang oleh Presiden ke Istana untuk berdiskusi perihal Kelautan dan Perikanan

Sebelumnya, Susi diberitakan oleh beberapa media akan menempati posisi mentri Pariwisata, namun sesuai dengan bidang yang digeluti beberapa tahun terakhir dibidang ekspor iklan dan lobster akhirnya dipilih menjadi menteri perikanan dan kelautan.

Bagi orang Pangandaran, nama Susi tidak sangat asing, Susi adalah pengusaha dengan tipe pekerja keras yang merintis dari awal. Nama susi terus melejit ketika mendapatkan beberapa anugrah dan penghargaan saat memimpin Susi Air. Jadinya Susi menjadi mentri adalah hal sejarah baru bagi warga Pangandaran yang mendapatkan amanah untuk menjadi mentri
yang ditetapkan secara resmi pada 26 Oktober 2014. Sebelum dilantik, Susi melepas semua posisinya di perusahaan penerbangan Susi Air dan beberapa posisi lainnya, termasuk Presiden Direktur PT. ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan serta PT ASI Pudjiastuti Aviation yang bergerak di bidang penerbangan untuk menghindari konflik kepentingan antara dirinya sebagai menteri dan sebagai pemimpin bisnis. Selain itu, alasan lain Susi melepas semua jabatannya adalah agar dapat bekerja maksimal menjalankan pemerintahan, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Menurut saya ibu Susi Pudjiastuti pantas mendapat amanah menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan karna Kemampuan dan  Kredibilitas seseorang tidak bisa atau sebaiknya tidak hanya diukur melalui penampilan luarnya saja tetapi lihatlah dari Prestasi yang telah diraihnya.
BIJI KOPI LUWAK

SEJARAH KOPI LUWAK.
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram.
Terdapat dua jenis kopi luwak, yaitu kopi luwak liar dan kopi luwak tangkaran. Kopi luwak liar didapatkan dari kotoran luwak di alam bebas. Biasanya kotoran luwak tersebut dipungut dari hutan-hutan di sekitar perkebunan kopi. Kopi luwak liar dipercaya memiliki kualitas yang lebih baik dibanding luwak tangkaran.
Kopi luwak tangkaran didapatkan dengan cara membudidayakan luwak dalam kandang. Kemudian luwak tersebut diberi makan kopi. Kotorannya ditampung dan biji kopi yang terdapat didalamnya dipilah untuk diolah lebih lanjut.
Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak. Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.

Gambar Kopi luwak asli
Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan yang sederhana, sehingga makanan yang keras seperti biji kopi tidak tercerna. Biji kopi luwak seperti ini, pada masa lalu hingga kini sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami di dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa kopi luwak memang terasa spesial dan sempurna di kalangan para penggemar dan penikmat kopi di seluruh dunia.
Kopi Luwak yang diberikan oleh Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono kepada PM AustraliaKevin Rudd, pada kunjungannya ke Australia di awal Maret 2010 menjadi perhatian pers Australia karena menurut Jawatan Karantina Australia tidak melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Pers menjulukinya dung diplomacy.

MANFAAT KOPI LUWAK BAGI KESEHATAN:
Kopi Luwak memang pantas disebut sebagai Kopi terbaik didunia. Kualitas, rasa, dan aroma  sampai saat ini memang belum ada yang menandingi.
Selain itu, Kopi Luwak juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan diantara nya adalah:
1. Mencegah penyakit saraf
Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.
2. Melindungi gigi
Kopi yang mengandung kaein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang menggerogoti lapisan gigi. Minum kopi secangkir setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.
3. Menurunkan risiko kanker payudara
Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.
4. Mencegah batu empedu
Batu empedu tumbuh ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalam kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Dua cangkir kopi atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.
5. Melindungi kulit
Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
6. Mencegah diabetes
Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.

DAERAH PENGHASIL KOPI LUWAK DI INDONESIA:
         Gayo, Aceh
         Sidikalang
         Jawa Barat
         Jawa Timur
         Kotabumi, Lampung
         Semende, kabupaten Muara Enim
         Kota Pagaralam
         Desa Janji Maria, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, 40 kilometer dari Laguboti

PENGOLAHAN BIJI KOPI LUWAK
Sarana
Sebelum mengetahui bagaimana detail proses pembuatannya, ada tiga hal penting harus diperhatikan sebagai sarana dasar yang harus tersedia pada penangkaran, karena pada intinya proses pembuatan cukup sederhana namun  tidak akan berhasil tanpa tiga point dibawah ini
         Biji Kopi 
         Hewan Luwak
         Kandang Luwak
Jika ketiga prasarana diatas telah tersedia maka tinggal mengikuti prosedur selanjutnya yaitu praktek pengolahan di lapangan seperti apa dan bagaimana?
silahkan terus menyimak pembeberan informasi yang bersifat rahasia ini sangat berbeda dari situs tetangga
Pemetikan
Cara pemetikan terbaik  adalah dengan memetik buah kopi satu persatu tidak boleh sekaligus, adapun buah yang boleh dipetik adalah yang sudah matang karena binatang luwak hanya menyukai buah kopi merah ranum
Penyortiran
 Setelah pemetikan, buah kopi harus disortir terlebih dulu kemudian pilihlah yang terbaik dan benar benar matang dengan bentuk yang masih utuh dan mulus, pisahkan dari yang keropos/busuk
Pencucian
Buah kopi harus dibersihkan dari kotoran yang menempel seperti debu dan serangga, caranya adalah dengan dicuci sampai bersih lalu ditiriskan kedalam nyiru (anyaman bambu) biarkan sisa air cucian merembes turun.
Penyajian
Langkah terakhir adalah penyajian buah kopi untuk diberikan kepada hewan luwak, idealnya pemberian buah kopi berkisar antara 1-2 kg tidak boleh lebih. Seperti yang sudah diterangkan pada atikel sebelumnya jadwal makan luwak maka waktu yang bagus untuk memberikan makanan kopi untuk luwak adalah sore dan malam hari karena luwak memiliki sifat nokturnal alias doyan makan di waktu malam, adapun kegiatannya di siang hari adalah molor.
Panen
Pada waktu pagi tinggal memetik hasilnya yaitu memanen biji kopi yang  telah berubah 100% menjadi kopi luwak (prongkolan/green beans), sekarang saatnya memanen dengan cara mengumpulkan kotoran yang bercampur kopi . Proses selanjutnya ialah pencucian (washing) untuk memisahkan biji kopi dari kotoran (feses) lalu kemudian dijemur hingga kering dan bersih setelah berhasil maka kopi akan sedikit berubah warna menjadi hijau (green beans) lalu dipacking, sampai disini proses pengolahan  telah selesai dalam bentuk green beans selanjutnya tinggal dipanggang atau dibakar (roasting) sehingga warnanya menjadi coklat (roasted beans) lalu digiling hingga bubuk (grounded beans) siap seduh. Demikian proses pembuatan lengkap dari a-z sebenarnya sejak panen dilakukan kopi sudah bisa langsung dijual dalam bentuk prongkolan (raw beans) karena permintaan kopi luwak tidak terbatas hanya pada grounded beans, roasted beans dan green beans.