Jumat, 28 November 2014

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN

Nama lengkap : Susi Pudjiastuti
Tanggal lahir : 15 Januari 1965
Umur : 49 tahun
Asal : Pangandaran
Pendidikan terakhir : Tidak tamat SMA
Jabatan sebelum jadi menteri : Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan dan PT ASI Pudjiastuti Aviation yang merupakan operator penerbangan Susi Air.
Hingga awal tahun 2012, Susi Air memiliki 46 pesawat dengan berbagai tipe seperti Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter dan Piaggio P180 Avanti. Susi Air mempekerjakan 179 pilot, dengan 175 di antaranya merupakan pilot asing. Tahun 2012 Susi Air menerima pendapatan Rp300 Miliar dan melayani 200 penerbangan perintis.
Ayahnya bernama Haji Ahmad Karlan dan ibunya bernama Hajjah Suwuh Lasminah, keduanya berasal dari Jawa Tengah, namun sudah lima generasi hidup di Pangandaran. Saat ini ia dikaruniai 3 orang anak . Pada tahun 1992 beliau menikah dengan Daniel Kaiser yang berkebangsaan Swiss. Sayangnya pada tahun 1999, pernikahan mereka harus berakhir. Kemudian ibu Susi menikah dengan Christian Von Strombeck yang seorang pilot.
Keluarga Susi memiliki usaha ternak, memperjualbelikan ratusan ternak dari Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Jawa Barat. Kakek buyutnya adalah Haji Ireng, yang dikenal sebagai tuan tanah di daerahnya. Setelah mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP, Susi melanjutkan pendidikannya ke SMA Negeri 1 Yogyakarta, namun berhenti di kelas 2 karena dikeluarkan dari sekolah akibat keaktifannya dalam gerakan Golput.
Setelah tidak lagi bersekolah, dengan modal Rp750 ribu hasil menjual perhiasan, pada 1983 Susi mengawali profesi sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya terus berkembang, dan pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek "Susi Brand".
Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli dalam keadaan masih segar.
Didukung suaminya, Christian von Strombeck, seorang Jerman yang lama bekerja sebagai mekanik pesawat dan pilot di Indonesia, pada 2004 Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp20 Miliar menggunakan pinjaman bank.
Melalui PT. ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, satu-satunya pesawat yang ia miliki itu ia gunakan untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang.
Call sign yang digunakan Cessna itu adalah Susi Air. Dua hari setelah gempa tektonik dan tsunami Aceh melanda Aceh dan pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004, Cessna Susi adalah pesawat pertama yang berhasil mencapai lokasi bencana untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban yang berada di daerah terisolasi. Peristiwa itu mengubah arah bisnis Susi.
Di saat bisnis perikanan mulai merosot, Susi menyewakan pesawatnya itu yang semula digunakan untuk mengangkut hasil laut untuk misi kemanusiaan. Selama tiga tahun berjalan, maka perusahaan penerbangan ini semakin berkembang hingga memiliki 14 pesawat, ada 4 di Papua, 4 pesawat di Balikpapan, Jawa dan Sumatera. Perusahaannya memiliki 10 pesawat Cessna Grand Caravan, 2 pesawat Pilatus Porter, 1 pesawat Diamond star dan 1 buah pesawat Diamond Twin star. Sekarang Susi Air memiliki 45 pesawat terbang beragam jenis.
Susi menerima banyak penghargaan antara lain Pelopor Wisata dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia tahun 2005, serta Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia. Tahun 2006, ia menerima Metro TV Award for Economics, Inspiring Woman 2005 dan Eagle Award 2006 dari Metro TV, Indonesia Berprestasi Award 2009 dari PT Exelcomindo. Pada tahun 2008 ia mengembangkan bisnis aviasinya dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School.(Willy Widyanto/Wikipedia)
Setelah menjadi rumor yang cukup panjang, wanita asal Kabupaten Pangandaran yang juga CEO Susi Air Susi Pudjiastuti akhirnya dipilih Presiden Jokowi untuk menjadi Mentri Kelautan dan Perikanan. Sebelumnya wanita yang memulai bisnis dengan menjadi pedagang ikan di Pangandaran ini memang beberapa waktu yang lalu diundang oleh Presiden ke Istana untuk berdiskusi perihal Kelautan dan Perikanan

Sebelumnya, Susi diberitakan oleh beberapa media akan menempati posisi mentri Pariwisata, namun sesuai dengan bidang yang digeluti beberapa tahun terakhir dibidang ekspor iklan dan lobster akhirnya dipilih menjadi menteri perikanan dan kelautan.

Bagi orang Pangandaran, nama Susi tidak sangat asing, Susi adalah pengusaha dengan tipe pekerja keras yang merintis dari awal. Nama susi terus melejit ketika mendapatkan beberapa anugrah dan penghargaan saat memimpin Susi Air. Jadinya Susi menjadi mentri adalah hal sejarah baru bagi warga Pangandaran yang mendapatkan amanah untuk menjadi mentri
yang ditetapkan secara resmi pada 26 Oktober 2014. Sebelum dilantik, Susi melepas semua posisinya di perusahaan penerbangan Susi Air dan beberapa posisi lainnya, termasuk Presiden Direktur PT. ASI Pudjiastuti yang bergerak di bidang perikanan serta PT ASI Pudjiastuti Aviation yang bergerak di bidang penerbangan untuk menghindari konflik kepentingan antara dirinya sebagai menteri dan sebagai pemimpin bisnis. Selain itu, alasan lain Susi melepas semua jabatannya adalah agar dapat bekerja maksimal menjalankan pemerintahan, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Menurut saya ibu Susi Pudjiastuti pantas mendapat amanah menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan karna Kemampuan dan  Kredibilitas seseorang tidak bisa atau sebaiknya tidak hanya diukur melalui penampilan luarnya saja tetapi lihatlah dari Prestasi yang telah diraihnya.
BIJI KOPI LUWAK

SEJARAH KOPI LUWAK.
Kopi Luwak adalah seduhan kopi menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak/musang kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah publikasi pada tahun 1980-an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram.
Terdapat dua jenis kopi luwak, yaitu kopi luwak liar dan kopi luwak tangkaran. Kopi luwak liar didapatkan dari kotoran luwak di alam bebas. Biasanya kotoran luwak tersebut dipungut dari hutan-hutan di sekitar perkebunan kopi. Kopi luwak liar dipercaya memiliki kualitas yang lebih baik dibanding luwak tangkaran.
Kopi luwak tangkaran didapatkan dengan cara membudidayakan luwak dalam kandang. Kemudian luwak tersebut diberi makan kopi. Kotorannya ditampung dan biji kopi yang terdapat didalamnya dipilah untuk diolah lebih lanjut.
Asal mula Kopi Luwak terkait erat dengan sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di koloninya di Hindia Belanda terutama di pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan pribumi memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi, akan tetapi penduduk lokal ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Kemudian pekerja perkebunan akhirnya menemukan bahwa ada sejenis musang yang gemar memakan buah kopi, tetapi hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih utuh dan tidak tercerna. Biji kopi dalam kotoran luwak ini kemudian dipunguti, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air panas, maka terciptalah kopi luwak. Kabar mengenai kenikmatan kopi aromatik ini akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, maka kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak pun adalah kopi yang mahal sejak zaman kolonial.

Gambar Kopi luwak asli
Luwak, atau lengkapnya musang luwak, senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik dan masak termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya, dan setelahnya, biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan yang sederhana, sehingga makanan yang keras seperti biji kopi tidak tercerna. Biji kopi luwak seperti ini, pada masa lalu hingga kini sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami di dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa kopi luwak memang terasa spesial dan sempurna di kalangan para penggemar dan penikmat kopi di seluruh dunia.
Kopi Luwak yang diberikan oleh Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono kepada PM Australia, Kevin Rudd, pada kunjungannya ke Australia di awal Maret 2010 menjadi perhatian pers Australia karena menurut Jawatan Karantina Australia tidak melalui pemeriksaan terlebih dahulu. Pers menjulukinya dung diplomacy.

MANFAAT KOPI LUWAK BAGI KESEHATAN:
Kopi Luwak memang pantas disebut sebagai Kopi terbaik didunia. Kualitas, rasa, dan aroma  sampai saat ini memang belum ada yang menandingi.
Selain itu, Kopi Luwak juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan diantara nya adalah:
1. Mencegah penyakit saraf
Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.
2. Melindungi gigi
Kopi yang mengandung kaein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang menggerogoti lapisan gigi. Minum kopi secangkir setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.
3. Menurunkan risiko kanker payudara
Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.
4. Mencegah batu empedu
Batu empedu tumbuh ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalam kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Dua cangkir kopi atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.
5. Melindungi kulit
Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
6. Mencegah diabetes
Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.

DAERAH PENGHASIL KOPI LUWAK DI INDONESIA:
•         Gayo, Aceh
•         Sidikalang
•         Jawa Barat
•         Jawa Timur
•         Kotabumi, Lampung
•         Semende, kabupaten Muara Enim
•         Kota Pagaralam
•         Desa Janji Maria, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, 40 kilometer dari Laguboti

PENGOLAHAN BIJI KOPI LUWAK
Sarana
Sebelum mengetahui bagaimana detail proses pembuatannya, ada tiga hal penting harus diperhatikan sebagai sarana dasar yang harus tersedia pada penangkaran, karena pada intinya proses pembuatan cukup sederhana namun  tidak akan berhasil tanpa tiga point dibawah ini
•         Biji Kopi 
•         Hewan Luwak
•         Kandang Luwak
Jika ketiga prasarana diatas telah tersedia maka tinggal mengikuti prosedur selanjutnya yaitu praktek pengolahan di lapangan seperti apa dan bagaimana?
silahkan terus menyimak pembeberan informasi yang bersifat rahasia ini sangat berbeda dari situs tetangga
Pemetikan
Cara pemetikan terbaik  adalah dengan memetik buah kopi satu persatu tidak boleh sekaligus, adapun buah yang boleh dipetik adalah yang sudah matang karena binatang luwak hanya menyukai buah kopi merah ranum
Penyortiran
 Setelah pemetikan, buah kopi harus disortir terlebih dulu kemudian pilihlah yang terbaik dan benar benar matang dengan bentuk yang masih utuh dan mulus, pisahkan dari yang keropos/busuk
Pencucian
Buah kopi harus dibersihkan dari kotoran yang menempel seperti debu dan serangga, caranya adalah dengan dicuci sampai bersih lalu ditiriskan kedalam nyiru (anyaman bambu) biarkan sisa air cucian merembes turun.
Penyajian
Langkah terakhir adalah penyajian buah kopi untuk diberikan kepada hewan luwak, idealnya pemberian buah kopi berkisar antara 1-2 kg tidak boleh lebih. Seperti yang sudah diterangkan pada atikel sebelumnya jadwal makan luwak maka waktu yang bagus untuk memberikan makanan kopi untuk luwak adalah sore dan malam hari karena luwak memiliki sifat nokturnal alias doyan makan di waktu malam, adapun kegiatannya di siang hari adalah molor.
Panen
Pada waktu pagi tinggal memetik hasilnya yaitu memanen biji kopi yang  telah berubah 100% menjadi kopi luwak (prongkolan/green beans), sekarang saatnya memanen dengan cara mengumpulkan kotoran yang bercampur kopi . Proses selanjutnya ialah pencucian (washing) untuk memisahkan biji kopi dari kotoran (feses) lalu kemudian dijemur hingga kering dan bersih setelah berhasil maka kopi akan sedikit berubah warna menjadi hijau (green beans) lalu dipacking, sampai disini proses pengolahan  telah selesai dalam bentuk green beans selanjutnya tinggal dipanggang atau dibakar (roasting) sehingga warnanya menjadi coklat (roasted beans) lalu digiling hingga bubuk (grounded beans) siap seduh. Demikian proses pembuatan lengkap dari a-z sebenarnya sejak panen dilakukan kopi sudah bisa langsung dijual dalam bentuk prongkolan (raw beans) karena permintaan kopi luwak tidak terbatas hanya pada grounded beans, roasted beans dan green beans. 
SEGMENTASI TARGETING POSITIONING

Wedding Organizer adalah suatu jasa khusus yang secara pribadi membantu calon pengantin dan keluarga dalam perencanaan dan supervisi pelaksanaan rangkaian acara pesta pernikahan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Dalam kapasitasnya sebagai koordinator acara, Wedding Organizer hanya bertanggung jawab untuk mengkoordinir seluruh kegiatan dalam membuat perlengkapan acara Pernikahan yang sesuai dengan kontrak pesanan.
Wedding Organizer Memberikan informasi mengenai berbagai macam hal yang berhubungan dengan acara pernikahan, Membantu merumuskan konsep pernikahan. Wedding Organizer mem-fasilitasi, negosiasi dan koordinasi dengan pihak gedung/hotel dan semua pihak yang ikut serta dalam berlangsungnya acara pernikahan tersebut seperti : Catering, dekorasi, fotografer, perias, grup musik, dll. Dengan adanya Wedding Organizer ini dapat membuat suatu acara pernikahan berjalan dengan lancer sehingga mampu membuat kenangan yang indah bagi pasangan pengantin.

SEGMENTASI
Demografi, Wedding Organizer ini ditujukan kepada calon pengantin & keluarga kalangan menengah keatas dalam perencanaan dan supervisi pelaksanaan rangkaian acara pesta pernikahan.
 TARGETING
Target dari pemasaran Wedding Organizer  ini adalah para Calon Pengantin yang  ingin memiliki pesta pernikahan idaman di pernikahannya nanti.  Target pasar ini dinilai cukup baik karena dapat membantu Calon pengantin yang memiliki keberuntungan bila memiliki semua yang dibutuhkan untuk mewujudkan sebuah pesta pernikahan idamannya.
 POSITIONING
Setiap orang membuka suatu usaha pasti mempunyai LOGO dan SLOGAN yang menjad perbedaan dari usaha yang lain. Berikut ini adalah LOGO dan SLOGAN dari CHINDY Wedding Organizer

Logo:




SLOGAN:



Jumat, 17 Oktober 2014

Usaha dimasa depan


Assalamualaikum readers..

      Kali ini saya akan menceritakan impian bisnis saya dimasa depan nanti. Tentunya setelah 4tahun yang akan datang setelah saya lulus dari universitas gunadarma, saya akan mencari kerja sesuai bidang yang saya ambil ketika kuliah. Saya akan bekerja sekitar satu tahun untuk mengumpulkan dana sebagai modal membuka usaha penata rias. Kenapa saya ingin membuka usaha tata rias ini, karena memang dari kecil saya suka sekali berdandan. Bahkan saya juga senang sekali mendandani orang. Bisa dibilang saya sendiri yang mempunyai bakat berdandan dibandingkan mamah ataupun kakak perempuan saya. Awalnya ketika ada acara foto buku tahunan dari SMA saya iseng-iseng mendandani teman-teman saya,mereka pun suka dengan hasil dandanan saya, lalu saya diberi saran untuk membuka usaha penata rias.
      Jika modal untuk membuka usaha tersebut sudah terkumpul saya pertama-tama akan membeli peralatan make up dan make up. Pertama kali saya akan mempromosikan usaha ini melalui mulut ke mulut dan media sosial. Lalu ketika usaha saya sudah berkembang saya akan menambah usaha saya dari yang awalnya hanya berupa usaha penata rias menjadi wedding organizer.
      Itulah impian usaha saya yang akan menjadi pekerjaan sampingan saya untuk 5tahun yang akan datang. Semoga usaha saya akan terlaksana dan berjalan lancar.

Jumat, 10 Oktober 2014

Tugas 2 Biografi pengusaha



SUKSESNYA USAHA SPREI IBU TIA SETIYARTI

Assalamualaikum blogger…
   Kali ini saya akan menceritakan kesuksesan pengusaha sukses yang bernama Ibu Tia. Usaha Ibu Tia yaitu usaha sprei. Ibu Tia adalah seorang sarjana lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan pertanian. Beliau tidak melanjutkan bekerja sesuai bidang yang beliau pilih pada waktu kuliah melainkan lebih memilih melanjutkan hobynya dengan membuka usaha sprei. Ibu Tia memulai usahanya di tahun awal 2013 yang bertempat dirumahnya sendiri di daerah galaxy. Beliau memulai usahanya dengan bermodalkan uang 5 sampai 6 juta rupiah untuk berbelanja kain berdasarkan order dan biaya jahit, kini setelah berlangsung 1 tahun lebih usaha Ibu Tia sudah sukses. Bahkan orderannya pun sampai ke kota-kota di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Usaha Ibu Tia setiap bulannya memproduksikan sprei 60 sampai dengan 100 sprei dan 40 bedcover.
   Diusaha Ibu Tia ini tidak ada karyawan tetap  melainkan tukang jahit borongan. Ibu Tia dapat mengantongi keuntungan sekitar 15% dari setiap barangnya. Tetapi diusaha Ibu Tia ini belum ada lebel khusus. Yang order sprei Ibu Tia ini biasanya orang yang mendengar dari mulut kemulut usaha Ibu Ati ini. Itu dikarenakan sprei Ibu Tia ini sangat memuaskan bagi para pelanggan. Akhirnya banyak yang memesan, seperti teman dari suami Ibu Tia. Alhamdulillahnya selama menjalankan usahanya sampai saat ini Ibu Tia tidak mengalami kesulitan apapun yang menghalangi usahanya.
   Pada tahun ini Ibu Tia dengan suami ingin memperbesar usaha yang dikelola dengan cara menambah satu lantai lagi pada bagian rumahnya sehingga dilantai 1 sebagai tempat untuk menjalankan usahanya sedangkan lantai 2 sebagai tempat untuk tempat tinggal beliau dan keluarganya.
Oke blogger sekian dari saya ulasan usaha Ibu Tia. Semoga bermanfaat dan dapat memacu semangat kita untuk membuka usaha sendiri dan tentunya bisa sukses seperti ibu Tia ini. Terimakasih.




Tugas 2 Biografi pengusaha



SUKSESNYA USAHA SPREI IBU ATI

Assalamualaikum blogger…
   Kali ini saya akan menceritakan kesuksesan pengusaha sukses yang bernama Ibu Ati. Usaha Ibu Ati yaitu usaha sprei. Ibu Ati adalah seorang sarjana lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan pertanian. Beliau tidak melanjutkan bekerja sesuai bidang yang beliau pilih pada waktu kuliah melainkan lebih memilih melanjutkan hobynya dengan membuka usaha sprei. Ibu Ati memulai usahanya di tahun awal 2013 yang bertempat dirumahnya sendiri di daerah galaxy. Beliau memulai usahanya dengan bermodalkan uang 5 sampai 6 juta rupiah untuk berbelanja kain berdasarkan order dan biaya jahit, kini setelah berlangsung 1 tahun lebih usaha Ibu Ati sudah sukses. Bahkan orderannya pun sampai ke kota-kota di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Usaha Ibu Ati setiap bulannya memproduksikan sprei 60 sampai dengan 100 sprei dan 40 bedcover.
   Diusaha Ibu Ati ini tidak ada karyawan tetap  melainkan tukang jahit borongan. Ibu Ati dapat mengantongi keuntungan sekitar 15% dari setiap barangnya. Tetapi diusaha Ibu Ati ini belum ada lebel khusus. Yang order sprei Ibu Ati ini biasanya orang yang mendengar dari mulut kemulut usaha Ibu Ati ini. Itu dikarenakan sprei Ibu Ati ini sangat memuaskan bagi para pelanggan. Akhirnya banyak yang memesan, seperti teman dari suami Ibu Ati. Alhamdulillahnya selama menjalankan usahanya sampai saat ini Ibu Ati tidak mengalami kesulitan apapun yang menghalangi usahanya.
   Pada tahun ini Ibu Ati dengan suami ingin memperbesar usaha yang dikelola dengan cara menambah satu lantai lagi pada bagian rumahnya sehingga dilantai 1 sebagai tempat untuk menjalankan usahanya sedangkan lantai 2 sebagai tempat untuk tempat tinggal beliau dan keluarganya.
Oke blogger sekian dari saya ulasan usaha Ibu Ati. Semoga bermanfaat dan dapat memacu semangat kita untuk membuka usaha sendiri dan tentunya bisa sukses seperti ibu sukmono ini. Terimakasih.